kemenperin

ASN Kemenperin: Bikin Platform Edukasi Hingga Dashboard Analisis HS Code

ASN Kemenperin: Bikin Platform Edukasi Hingga Dashboard Analisis HS Code

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengakselerasi pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan birokrasi yang lebih modern dan efisien. Melalui Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XIV Tahun 2025 yang digelar oleh Pusbindiklat SDM Aparatur di Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta, barisan ASN muda sukses menciptakan platform edukasi kebijakan terpadu, digitalisasi administrasi kampus, hingga dashboard analisis cepat instrumen pengamanan perdagangan.

Agenda intensif yang berlangsung pada 7 Oktober hingga 11 Desember 2025 ini diikuti oleh 42 peserta dari berbagai unit kerja Kemenperin. Tiga ASN muda berprestasi berhasil meraih penghargaan lulusan terbaik berkat keberhasilan proyek aktualisasi mereka yang langsung diterapkan di unit kerja masing-masing.

Inovasi Digital Berbasis Data dan Efisiensi Layanan

Tiga karya unggulan yang mendapat apresiasi tertinggi dari Pusbindiklat SDM Aparatur meliputi:

  • Juara I (Taufiq Achmarudin, S.E. - Perencana Ahli Pertama): Mengembangkan platform Lentera IKFT (Literasi dan Edukasi Kebijakan Terpadu) di Sekretariat Ditjen IKFT. Platform ini mengintegrasikan seluruh regulasi dan panduan kebijakan internal agar mudah dipahami serta diakses oleh pegawai secara transparan.
  • Juara II (Aisyah Fanniyatul Hayah, S.Kom. - Penata Kelola Sistem & TI): Merancang Sistem Pengajuan Surat Mahasiswa Berbasis Web di Politeknik APP Jakarta. Aplikasi ini memutakhirkan layanan administrasi akademik kampus menjadi lebih cepat, terstruktur, dan ramah pengguna.
  • Juara III (Muhammad Ihsanulhakim, S.T. - Konsultan Industri): Membangun Dashboard HS Code Terdampak BMTP dan BMAD di Ditjen Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki. Sistem ini berfungsi sebagai alat analisis cepat untuk mendeteksi dampak Tindak Pengamanan Perdagangan (BMTP) dan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) berbasis data terkini.

Mewujudkan SDM Aparatur Berdaya Saing dan Adaptif

Penyelenggaraan Latsar Angkatan XIV ini menegaskan komitmen Kemenperin dalam membentuk karakter aparatur sipil negara yang agile, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan birokrasi modern (future-ready). Transformasi digital yang dihasilkan para peserta membuktikan bahwa inovasi di lingkungan pemerintah diwujudkan melalui terobosan nyata yang berdampak langsung pada kecepatan kerja internal dan pelayanan publik.

Keberhasilan berbagai platform dan aplikasi digital ini diharapkan dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan, sehingga memperkuat fungsi Kemenperin dalam menghadirkan kebijakan industri yang responsif serta tata kelola birokrasi yang modern dan akuntabel.

Fasilitas komentar tidak disertakan.