kemenperin

AI Chatbot & E-Sertifikasi: Inovasi ASN Muda Kemenperin di Latsar XV

AI Chatbot & E-Sertifikasi: Inovasi ASN Muda Kemenperin di Latsar XV

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat transformasi birokrasi digital di seluruh lini organisasi. Melalui Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XV Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pusbindiklat SDM Aparatur di Wisma Industri, barisan ASN muda sukses menciptakan terobosan berbasis artificial intelligence (AI), fitur e-sertifikasi transparan, hingga basis data regulasi standar industri.

Agenda yang berlangsung pada 14 Oktober hingga 18 Desember 2025 ini diikuti oleh 43 peserta dari berbagai unit kerja. Tiga ASN muda berprestasi dari sektor manajemen mutu, analisis kebijakan, dan konsultasi industri berhasil menyabet penghargaan lulusan terbaik berkat keberhasilan proyek aktualisasi bernilai tambah publik (public value).

Sentuhan AI dan Digitalisasi Terintegrasi Layanan Publik

Tiga karya unggulan yang mendapat apresiasi tertinggi dari Pusbindiklat SDM Aparatur meliputi:

  • Juara I (Widya Anggreini Pamungkas, S.T.P. - Asesor Manajemen Mutu Industri Ahli Pertama): Mengoptimalkan Sistem E-Sertifikasi BBSPJIJA dengan menambahkan fitur progress bar dan notifikasi otomatis. Fitur ini memungkinkan pemohon sertifikasi memantau tahapan proses layanan secara real-time, informatif, dan user-friendly.
  • Juara II (Ridho Rahmadi, S.Sos. - Analis Kebijakan Ahli Pertama): Mengembangkan AI-Chatbot Regulasi Kementerian Perindustrian di lingkungan Ditjen IKMA. Asisten virtual berbasis AI ini mempermudah pegawai dan pelaku usaha mengakses informasi regulasi industri secara cepat, akurat, dan adaptif.
  • Juara III (Hidayatullah, S.T. - Konsultan Industri): Merancang Database Regulasi Standar Berbasis Website untuk sektor Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT). Platform ini memperkuat aksesibilitas data regulasi guna mendukung perumusan kebijakan berbasis data (data-driven policy).

Membangun Ekosistem ASN Berpikir Digital

Penyelenggaraan Latsar Angkatan XV ini menekankan pentingnya pembentukan karakter aparatur sipil negara yang digital-minded, agile, dan kolaboratif. Integrasi kecerdasan buatan dan otomatisasi sistem yang dihadirkan para peserta menjadi pembuktian bahwa ASN muda Kemenperin siap menjawab tantangan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi tinggi.

Keberhasilan proyek-proyek inovatif ini diharapkan dapat terus diterapkan dan dikembangkan di unit kerja masing-masing guna mendukung efisiensi birokrasi, keterbukaan informasi, serta peningkatan mutu pelayanan publik bagi dunia industri nasional.

Comment disabled