kemenperin

ASN Muda Kemenperin Ciptakan Dashboard Farmasi Hingga Web Atsiri

ASN Muda Kemenperin Ciptakan Dashboard Farmasi Hingga Web Atsiri

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat integrasi data industri dan digitalisasi pendidikan vokasi nasional. Melalui Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XI Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pusbindiklat SDM Aparatur di Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta, lahir barisan ASN muda yang sukses menciptakan terobosan platform digital terpadu hingga dashboard pemantauan produksi farmasi.

Agenda yang berlangsung pada 30 September hingga 4 Desember 2025 ini diikuti oleh 37 peserta dari berbagai unit kerja. Tiga ASN muda dari sektor analisis kebijakan, pendidikan vokasi, serta tata kelola teknologi informasi berhasil keluar sebagai lulusan terbaik berkat dampak strategis dari proyek aktualisasi mereka.

Inovasi Data Strategis: Dari Sektor Farmasi hingga Minyak Atsiri

Tiga karya unggulan yang meraih apresiasi tertinggi dari Pusbindiklat SDM Aparatur meliputi:

  • Juara I (Galuh Yogi Pratama, S.Farm. - Analis Kebijakan Ahli Pertama): Mengembangkan Dashboard Kapasitas Produksi KBLI 21012 Industri Produk Farmasi Untuk Manusia. Sistem ini menyajikan data industri farmasi secara akurat dan terintegrasi untuk mempercepat pengambilan keputusan strategis berbasis data (evidence-based policy).
  • Juara II (Daniel Pardomuan, S.T.P. - SMK-SMAK Bogor): Guru Ahli Pertama ini merancang Media Pembelajaran Interaktif Reaksi Reduksi Oksidasi pada mata pelajaran Kimia Analisis. Inovasi ini membantu siswa SMK memahami materi teknis secara lebih visual, aplikatif, dan adaptif.
  • Juara III (Oddy Faisarachman, S.Kom. - Penata Kelola Sistem & TI): Merancang arsitektur Platform Website Terpadu Minyak Atsiri Nasional. Terobosan ini menjadi fondasi digital untuk menghubungkan ekosistem dan informasi industri minyak atsiri dari hilir hingga hulu secara nasional.

Mencetak Aparatur yang Lincah dan Siap Hadapi Tantangan

Penyelenggaraan Latsar Angkatan XI di BDI Jakarta ini fokus membentuk karakter ASN yang lincah (agile), inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan (future-ready). Berbagai proyek digital yang dilahirkan para peserta membuktikan bahwa transformasi birokrasi di Kemenperin diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak langsung pada organisasi dan efisiensi publik.

Keberhasilan proyek-proyek ini diharapkan dapat terus dikembangkan dan diintegrasikan ke dalam sistem pelayanan utama instansi guna memperkuat kemandirian industri nasional serta mutu pendidikan vokasi di tanah air.

Fasilitas komentar tidak disertakan.