
DENPASAR — Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan
Pelatihan Sumber Daya Manusia Aparatur (Pusbindiklat SDM Aparatur) Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian
secara resmi menutup Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
Angkatan I Tahun 2024. Pelatihan ini berhasil meluluskan seluruh peserta dengan
kualifikasi memuaskan serta melahirkan terobosan inovasi digital bagi unit
kerja di lingkungan Kementerian Perindustrian.
Penyelenggaraan
Latsar CPNS Angkatan I Tahun 2024 berlangsung sejak 24 Juni hingga 5 Oktober
2024 (setara 74 hari kerja atau 647 Jam Pelajaran) dengan menerapkan metode Blended
Learning. Tahapan pelatihan dirancang secara komprehensif mulai dari
Pelatihan Mandiri (MOOC), Pembelajaran Jarak Jauh (Distance Learning),
Habituasi dan Aktualisasi di unit kerja masing-masing, hingga Pembelajaran
Klasikal yang diselenggarakan di Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar, Bali.
Sebanyak 33
peserta yang merupakan CPNS formasi Dosen Asisten Ahli (Golongan III/b) dari
berbagai Politeknik dan Akademi Komunitas di bawah naungan BPSDMI Kemenperin
berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian evaluasi. Evaluasi mencakup pemahaman
akademik, sikap perilaku bela negara, penguatan kompetensi teknis bidang tugas,
serta evaluasi laporan aktualisasi.
Tiga Peserta
Terbaik dengan Inovasi Digital Unggulan
Berdasarkan
rekapitulasi penilaian akhir, Pusbindiklat SDM Aparatur Kemenperin menetapkan
tiga peserta terbaik yang meraih predikat Sangat Memuaskan atas
kontribusi inovasi pemecahan isu nyata di unit kerja masing-masing:
Komitmen Mewujudkan
Smart Governance & Industri 4.0
Kepala Pusbindiklat
SDM Aparatur BPSDMI Kemenperin, Ir. Restu Yuni Widayati, MA,
menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, coach,
penguji, dan widyaiswara yang telah mendukung kelancaran program pelatihan ini.
"Pelatihan Dasar
ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan fondasi utama
pembentukan karakter ASN yang berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten,
harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif (BerAKHLAK). Inovasi-inovasi yang
dihasilkan para peserta membuktikan bahwa aparatur muda Kemenperin siap menjadi
penggerak digitalisasi dan modernisasi pendidikan vokasi industri," ujar
Restu Yuni Widayati.
Hasil evaluasi
terhadap penyelenggaraan Latsar Angkatan I menunjukkan kepuasan peserta yang
sangat tinggi, dengan evaluasi Widyaiswara dan nilai kinerja penyelenggara dengan
predikat Memuaskan.
Dengan selesainya
Latsar Angkatan I Tahun 2024, para alumni diharapkan dapat terus
menginternalisasikan nilai-nilai dasar ASN serta memperkuat peran sebagai agen
perubahan dalam mendukung pencapaian visi Kementerian Perindustrian menuju
transformasi industri nasional yang berdaya saing global.
Fasilitas komentar tidak disertakan.