
JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat transformasi birokrasi digital di seluruh lini organisasi. Melalui Pusbindiklat SDM Aparatur BPSDMI, Kemenperin sukses menyelenggarakan Pelatihan Sistem Industri I Angkatan III Tahun 2024 untuk mencetak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang adaptif dan berkelas dunia.
Pelatihan klasikal intensif berdurasi 45 Jam Pelajaran (JP) yang berlangsung pada 11–16 November 2024 tersebut diikuti oleh 30 peserta terpilih dari berbagai unit kerja strategis di lingkungan Kemenperin.
Program ini dirancang secara terstruktur untuk membekali aparatur negara dengan pemahaman mendalam mengenai sarana prasarana industri, dasar sistem industri, manajemen operasional, hingga kebijakan afirmatif IKM dan industri hijau.
Selain pendalaman materi di ruang kelas, para peserta terjun langsung melakukan kunjungan lapangan ke PT Pancaprima Ekabrothers untuk membedah penerapan sistem manajemen operasional secara riil, yang kemudian dipaparkan dalam sesi presentasi interaktif.
Hasil evaluasi akhir Pusbindiklat SDM Aparatur mencatat seluruh 30 peserta lulus 100% dengan kualifikasi Sangat Memuaskan. Predikat lulusan terbaik pada Angkatan III ini berhasil diraih oleh Helga Dara Dwi Kharisma, Pembina Industri di Direktorat Industri Hasil Hutan dan Perkebunan.
Ketua Tim Kerja Penyelenggara Pelatihan Aparatur, Etmawati Bulkia, S.T., M.T., menegaskan pentingnya penguatan kapasitas ini dalam mengawal dinamika industri nasional.
"Melalui program terstruktur ini, kita tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi sedang membangun fondasi Smart ASN berkelas dunia. Peningkatan kompetensi ini adalah kunci utama agar aparatur Kemenperin mampu mengawal birokrasi 4.0 secara cekatan," ungkap Etmawati.
Dengan kelulusan penuh ini, 30 alumni Pelatihan Sistem Industri I Angkatan III siap kembali ke unit kerja masing-masing guna memberikan pelayanan publik yang prima dan mendorong kemajuan sektor industri nasional.
Fasilitas komentar tidak disertakan.