
Yogyakarta – Pusbindiklat SDM
Aparatur, Semangat inovasi dan profesionalisme kembali ditunjukkan oleh para peserta
Pelatihan Dasar (Latsar) Angkatan II Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh
Pusbindiklat SDM Aparatur di Balai Diklat Industri Yogyakarta. Kegiatan yang
berlangsung pada 28 Juli hingga 9 Oktober 2025 ini diikuti oleh 38 peserta dari
berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Perindustrian.
Latsar tidak hanya menjadi sarana
pembentukan karakter ASN yang berintegritas dan berorientasi pelayanan, tetapi
juga menjadi ruang bagi peserta untuk menghadirkan ide-ide kreatif yang mampu
memberikan dampak nyata bagi organisasi. Melalui proses aktualisasi, para
peserta dituntut untuk mampu menerapkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam bentuk
inovasi kerja yang relevan dengan kebutuhan unit masing-masing.
Pada Angkatan II ini, prestasi
membanggakan berhasil diraih oleh Vania Frismagita Giraldi, S.T. yang
memperoleh predikat Juara I. Sebagai Penguji Mutu Barang Ahli Pertama, Vania
menghadirkan inovasi melalui laporan aktualisasi berjudul “Pengembangan Sistem
Manajemen Proyek Pada Laboratorium Kalibrasi Lingkungan di Balai Besar
Standardisasi dan Pelayanan Jasa Pencegahan Pencemaran Industri”. Gagasan
tersebut dinilai mampu memperkuat efektivitas pengelolaan proyek laboratorium
secara lebih terstruktur, modern, dan efisien.
Predikat Juara II diraih oleh
Givaro Viodarma, S.Kom., Pranata Komputer Ahli Pertama, melalui inovasi
“Implementasi Sistem Informasi Kepegawaian Terpadu Untuk Meningkatkan Efisiensi
Administrasi Kepegawaian Balai Besar Standardisasi Pelayanan dan Jasa
Pencegahan Pencemaran Industri”. Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam
mendukung digitalisasi administrasi kepegawaian yang lebih cepat, efektif, dan
terintegrasi.
Sementara itu, Andyka Putra,
S.Kom. berhasil meraih Juara III dengan jabatan Penata Kelola Sistem dan
Teknologi Informasi. Melalui laporan aktualisasi “Penambahan Fitur Pemantauan
dan Pengingat Pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan Pada Sistem Informasi
Sekolah di SMK-SMTI Yogyakarta”, Andyka menghadirkan solusi yang membantu
meningkatkan ketertiban administrasi pembayaran pendidikan melalui sistem
informasi yang lebih responsif dan informatif.
Prestasi para peserta terbaik ini
menjadi cerminan hadirnya ASN muda yang adaptif terhadap perkembangan
teknologi, mampu berpikir solutif, dan siap mendukung transformasi birokrasi di
era digital. Keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa Latsar bukan sekadar
proses pelatihan dasar, melainkan momentum lahirnya agen perubahan yang mampu
memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi dan pelayanan publik di
lingkungan Kementerian Perindustrian.
Fasilitas komentar tidak disertakan.