
BOGOR – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat pilar akuntabilitas dan efisiensi birokrasi. Melalui Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan VII Tahun 2025 yang diinisiasi oleh Pusbindiklat SDM Aparatur di Wisma Industri, lahir barisan Aparatur Sipil Negara (ASN) muda yang sukses menciptakan terobosan dalam sistem pemantauan keuangan hingga penguatan indeks hukum.
Agenda intensif yang berlangsung sejak 19 Agustus hingga 30 Oktober 2025 ini diikuti oleh 40 peserta. Hasilnya, tiga ASN muda dari Biro Hukum, Direktorat Adigip, dan Sekretariat BPSDMI berhasil menyabet penghargaan lulusan terbaik berkat proyek aktualisasi yang dinilai berdampak langsung pada transparansi instansi.
Fokus pada Transparansi dan Tertib Administrasi
Tiga inovasi strategis yang berhasil mendapat apresiasi tertinggi dari Pusbindiklat SDM Aparatur meliputi:
Menjawab Tantangan Birokrasi Modern
Latsar Angkatan VII ini dirancang bukan sekadar untuk memenuhi aspek administratif peralihan status kepegawaian, melainkan sebagai wadah pembentukan karakter ASN yang responsif terhadap prinsip-prinsip good governance.
Langkah digitalisasi dan standarisasi operasional yang digagas oleh para peserta terbaik ini membuktikan bahwa generasi baru di Kemenperin siap mengawal reformasi birokrasi. Keberhasilan inovasi-inovasi ini diharapkan dapat segera diimplementasikan secara luas guna mendongkrak mutu pelayanan publik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap integritas institusi.
Fasilitas komentar tidak disertakan.