kemenperin

Kemenperin Sukses Cetak ASN Muda Inovator Laboratorium Digital

Kemenperin Sukses Cetak ASN Muda Inovator Laboratorium Digital

PADANG – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat transformasi digital di lingkungan pendidikan vokasi. Melalui Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan VI Tahun 2025 yang digelar oleh Pusbindiklat SDM Aparatur di Diklat Industri Padang, lahir deretan Aparatur Sipil Negara (ASN) muda yang sukses menciptakan inovasi digitalisasi laboratorium dan pembelajaran interaktif.

Dalam penutupan agenda yang berlangsung dari 11 Agustus hingga 23 Oktober 2025 tersebut, tiga ASN muda dari SMK-SMAK Padang dan PTKI Medan berhasil keluar sebagai lulusan terbaik berkat proyek aktualisasi berbasis teknologi.

Inovasi Digital Raih Penghargaan Tertinggi

Pusbindiklat SDM Aparatur menetapkan tiga peserta terbaik yang dinilai berhasil menghadirkan solusi nyata bagi unit kerja mereka:

  • Juara I (Riri Kurnia Isihi, S.Si. - SMK-SMAK Padang): Guru Ahli Pertama ini menciptakan “E-Lab Mikrobiologi”, sebuah media digital interaktif sebagai sumber belajar mandiri siswa yang fleksibel dan mudah diakses.
  • Juara II (Isnaini Ahmadi, S.Si. - PTKI Medan): Pranata Laboratorium Pendidikan Ahli Pertama ini sukses menyusun program praktikum kalibrasi timbangan yang membuat standarisasi laboratorium instrumen menjadi lebih efektif.
  • Juara III (Tuti Mamluatul Hikmah, S.Si. - SMK-SMAK Padang): Guru Mikrobiologi ini menginisiasi buku saku analisis mikrobiologi digital sebagai panduan praktis dan penguat literasi ilmiah siswa di laboratorium.

Mendorong Kualitas Pendidikan Vokasi Nasional

Program Latsar yang diikuti oleh 40 peserta dari berbagai unit kerja Kemenperin ini bukan sekadar pelatihan formalitas. Program ini didesain sebagai inkubator bagi ASN muda untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi industri modern.

Inovasi-inovasi berbasis digital yang lahir dari Latsar Angkatan VI ini diharapkan menjadi standar baru dalam pengelolaan laboratorium dan metode pembelajaran di seluruh institusi pendidikan di bawah naungan Kemenperin. Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu pelayanan publik dan mencetak SDM industri yang kompeten serta berkelanjutan.

Comment disabled